Senin, 26 Oktober 2015

Puisi Indonesiaku

Doa Untuk Indonesiaku

Indonesiaku
Riuh ramai bergemelegar di sudut kota
Warna putih abu-abu gelapkan awan cerah itu
Entah apa sebab mereka membabi buta
Hingga tetes keringat dan darah mengalir menghujani berkas jalan

Luapan emosi yang kini berkobar di ujung asa
Menambah kepenatan suasana panas di kota
Mungkin karena jerit hati yang tak pernah digubris
Atau keadaan bangsa yang semakin miris
Tapi entahlah apa alasannya
Inilah Indonesiaku

Kini duka telah berselimut kelam
Hanya penyesalan di akhir yang terpancar dalam wajah yang melas
Lebam merah membiru terukir di mata yang membengkak perlahan
Sesal dan hanya sesal yang mereka ratapi
Untuk Indonesiaku

Ingin sekali aku menjerit
Kala hati tak sanggup berucap
Moral bangsa telah hancurkan
Dunia pendidikan pun ternodai
Jiwa pancasila hanya sebagai makna yang teracuhkan
Dari rupa Indonesiaku

Apalah arti Indonesiaku sekarang?
Tercemar dan kotor akibat ulah-ulah yang tak bertanggungjawab
Bangsa ini kian terpuruk
Ibu pertiwi kembali meratap
Layaknya telah jatuh tertimpa tangga
Negeriku tak lagi tersenyum seperti seharusnya

Kau cahaya yang kini hilang
Redup dan tak lagi bersinar
Bangkitlah wahai generasi emas Indonesiaku
Karenamulah negeri bisa kembali bangkit dan kokoh berdiri

Tetap serukan doa untuk masa depan
Bangkitlah !
Indonesia aku percaya padamu
Demi suci kebahagiaan yang menantimu

Categories:

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com

Copyright © Umum | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑